Majalah Suara Harapan – Desa Oenuntono di bawah kepemimpinan Kepala Desa, Demas Koris Nubatonis sedang memfokuskan anggaran Dana Desa tahun 2025 pada beberapa aspek penting yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tiga pilar utama dalam perencanaan anggaran ini adalah ketahanan pangan, pembangunan rumah permanen, dan pemberdayaan masyarakat melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Fokus yang jelas ini mencerminkan komitmen untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat serta mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Pertama-tama, ketahanan pangan merupakan prioritas utama dalam agenda anggaran. Dengan alokasi 20% dari total anggaran Dana Desa, tujuan ini menunjukkan keseriusan dalam menghadapi isu ketahanan pangan yang semakin mendesak.
Ketahanan pangan tidak hanya mencakup ketersediaan makanan, tetapi juga aksesibilitas, kualitas, dan keberlanjutan sumber daya pangan.
Dalam konteks ini, Desa Oenuntono berencana untuk mengembangkan program pertanian berkelanjutan yang melibatkan masyarakat dalam pengelolaan lahan dan pemanfaatan teknologi modern.
Dengan demikian, diharapkan produksi pangan lokal akan meningkat dan masyarakat akan lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Selanjutnya, pembangunan rumah permanen menjadi fokus kedua dengan alokasi anggaran untuk 30 unit rumah. Pembangunan perumahan yang layak adalah salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ketersediaan hunian yang aman dan nyaman tidak hanya mendukung stabilitas sosial tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keluarga.
Dalam melaksanakan program ini, pemerintah desa berkolaborasi dengan pihak terkait untuk memastikan rumah-rumah yang dibangun memenuhi standar keselamatan dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui pembangunan ini, diharapkan pula akan tercipta dampak ekonomi yang positif, seperti peningkatan aktivitas di sektor konstruksi dan penyediaan lapangan kerja.
Pemberdayaan masyarakat melalui bantuan sosial, khususnya BLT, merupakan aspek penting lainnya dari anggaran yang telah ditetapkan.
Dengan alokasi yang tepat, BLT akan diberikan kepada puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang membutuhkan.
Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, terutama di masa-masa sulit seperti dampak pandemi atau bencana alam.
Dukungan BLT ini diharapkan dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan daya beli, serta mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa.


































