Majalah Suara Harapan – Dua balita kakak-beradik, Medika dan Pendronela Toleu, meninggal dunia dalam kebakaran yang melanda rumah mereka di Dusun Satu, Desa Oelbanu, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang. Tragedi ini terjadi pada Minggu malam (10/8/2025), sekitar pukul 20.30 WITA. Kakak mereka, Helmi Patresia Toleu, berhasil selamat meski menderita luka bakar.
Kronologi dan Penyebab Kejadian
Menurut Kapolsek Amfoang Selatan, Iptu Chemy Toleu, kebakaran dipicu oleh seekor anjing yang menabrak lampu pelita di atas meja. Kedua orang tua korban saat itu sedang berada di kebun, meninggalkan ketiga anak mereka di rumah.
Saat api mulai membesar, Helmi, sang kakak, berusaha mengajak adik-adiknya keluar, tetapi mereka menolak. Helmi kemudian berlari meminta bantuan warga. Sayangnya, upaya warga untuk memadamkan api tidak berhasil, dan api melahap habis rumah berukuran 3×4 meter serta dapur yang terbuat dari alang-alang. Kedua korban ditemukan tak bernyawa di kamar belakang.
Kapolsek menambahkan, keluarga Toleu belum memiliki akses listrik PLN dan masih mengandalkan lampu pelita sebagai penerangan. Akibatnya, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Pihak keluarga telah ikhlas menerima kepergian kedua anaknya dan menolak untuk dilakukan autopsi.
Ungkapan Duka dan Bantuan dari Stevano Riski Adranacus
Menanggapi kejadian tragis ini, anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan, Stevano Riski Adranacus, menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Ia menyebut kehilangan ini sebagai “duka kita semua.”
Selain menyampaikan duka, Stevano juga menyatakan komitmennya untuk membantu keluarga korban. Ia berencana membangun kembali rumah keluarga Toleu. Aksi nyata ini menunjukkan kepedulian Stevano terhadap korban dan diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang berduka.*Akun Facebook Stevano


































