• Home
  • About
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
Minggu, Mei 17, 2026
  • Login
  • Home
  • NewsHot!
    Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

    Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

    Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

    Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

    Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

    Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

    Kejujuran Data Selamatkan Peternak

    Kejujuran Data Selamatkan Peternak

    ​Kejari Kupang Tempuh Kasasi dan Banding atas Putusan Kasus Tipikor Oenuntono

    ​Kejari Kupang Tempuh Kasasi dan Banding atas Putusan Kasus Tipikor Oenuntono

    Catatan Pansus DPRD  terhadap LKPJ Pemerintah Dari Rumah Ibadah, Rumah Jabatan Bupati, Wakil, dan Sekda Serta Pengangkatan Tenaga Outsourcing dan Staf Khusus Bupati

    Catatan Pansus DPRD terhadap LKPJ Pemerintah Dari Rumah Ibadah, Rumah Jabatan Bupati, Wakil, dan Sekda Serta Pengangkatan Tenaga Outsourcing dan Staf Khusus Bupati

    Trending Tags

    • Sosok
      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

      Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

      Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

      Trending Tags

      • Nintendo Switch
      • CES 2017
      • Playstation 4 Pro
      • Mark Zuckerberg
    • Advertorial
      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

      ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

      Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

      Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

      Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

      Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

      Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

      Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

    • Editorial
    • Opini
    • Rohani
    • E-MagazineBaru
    • Video
    • Foto
    No Result
    View All Result
    Majalah Suara Harapan
    • Home
    • NewsHot!
      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      ​Kejari Kupang Tempuh Kasasi dan Banding atas Putusan Kasus Tipikor Oenuntono

      ​Kejari Kupang Tempuh Kasasi dan Banding atas Putusan Kasus Tipikor Oenuntono

      Catatan Pansus DPRD  terhadap LKPJ Pemerintah Dari Rumah Ibadah, Rumah Jabatan Bupati, Wakil, dan Sekda Serta Pengangkatan Tenaga Outsourcing dan Staf Khusus Bupati

      Catatan Pansus DPRD terhadap LKPJ Pemerintah Dari Rumah Ibadah, Rumah Jabatan Bupati, Wakil, dan Sekda Serta Pengangkatan Tenaga Outsourcing dan Staf Khusus Bupati

      Trending Tags

      • Sosok
        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Kisah Kades Naunu, Romao Soares Menjaga Kepercayaan Masyarakat

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Hari Raya Pentakosta bersama Oma Taroci Niab di Desa Fatumetan yang “Terabaikan” oleh Pemerintah

        Blusukan Ala Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes

        Desa Manusak, Pantulan, Fatukanutu, Pakubaun, Tunfeu, dan Batuinan Diakui BPKP Perwakilan NTT Sebagai Desa Percontohan Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Menghidupkan Asa Kisah Inspiratif Thobias Uly, Wakil Bupati Sabu Raijua

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Demas Koris Nubatonis Sosok Inspiratif Membangun Desa Oenuntono

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Mateldius Soleman Jilis Sanam, S.T., Siap Mengambil Tantangan yang Lebih Besar dengan Mencalonkan Diri sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang

        Trending Tags

        • Nintendo Switch
        • CES 2017
        • Playstation 4 Pro
        • Mark Zuckerberg
      • Advertorial
        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

        Kejujuran Data Selamatkan Peternak

        ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

        ​Momentum Perayaan Nyepi, Idulfitri, dan Paskah 2026 Menjadi Spirit Usman Husin Berbagi

        Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

        Kontribusi Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H., M.Si. Sepanjang 2025 di Kabupaten Kupang

        Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

        Menakar Keberhasilan Lazarus M. Dillak dalam Mengatasi Stunting, Dari 75 Anak yang Mengalami Stunting, Saat ini Hanya Tersisa Satu Anak

        Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

        Simpatisan Hadiri MUSPIMCAB Dapil Kupang II DPC PKB Kabupaten Kupang Tahun 2025: Yakobus Klau; Membangun Keterlibatan Pemuda dan Masyarakat

      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-MagazineBaru
      • Video
      • Foto
      No Result
      View All Result
      Majalah Suara Harapan
      No Result
      View All Result
      Home News

      Kemiskinan Ekstrem Tidak Akan Selesai Tanpa Literasi

      by Suara Harapan
      5 bulan ago
      in News, Opini
      A A
      Kemiskinan Ekstrem Tidak Akan Selesai Tanpa Literasi
      120
      VIEWS
      Bagikan ke FacebookBagikan ke WA


      Majalah Suara Harapan – KEMISKINAN ekstrem kerap dipahami sebagai persoalan ekonomi yang dapat diselesaikan melalui bantuan tunai, pangan, atau pelatihan kerja jangka pendek.

      BacaJuga

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Pendekatan ini memang penting, tetapi menurut saya tidak cukup. Selama literasi tidak ditempatkan sebagai fondasi kebijakan, kemiskinan ekstrem akan terus berulang antargenerasi.

      Bantuan meredakan gejala, tetapi tidak membangun kapasitas berpikir yang menentukan apakah seseorang mampu keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.

      Literasi sebagai kapasitas berpikir Literasi inklusif sering dipersempit menjadi kemampuan membaca dan menulis. Dalam konteks pengentasan kemiskinan ekstrem, pemahaman ini terlalu dangkal.

      Bagi saya, literasi harus dipahami sebagai kapasitas berpikir—kemampuan memahami informasi, mengelola pilihan, dan mengambil keputusan yang menentukan arah hidup seseorang.

      Pandangan ini menguat ketika Kementerian Sosial dan Perpustakaan Nasional menyepakati penggunaan pendekatan literasi inklusif dalam penyelesaian masalah sosial.

      Kesepakatan ini menandai pergeseran penting dalam cara pandang kebijakan: dari sekadar distribusi bantuan menuju pembangunan kapasitas manusia.

      Dalam kerangka Asta Cita, khususnya penguatan sumber daya manusia dan inklusi sosial, Sekolah Rakyat (SR) dirancang bukan hanya sebagai ruang belajar alternatif, tetapi sebagai ruang intervensi sosial berbasis literasi.

      Urgensi pendekatan ini terlihat dari data. Badan Pusat Statistik mencatat kemiskinan ekstrem pada Maret 2025 sebesar 0,85 persen atau sekitar 2,38 juta orang.

      Angka ini memang menurun, tetapi belum mencapai target nol persen. Yang sering luput diperhatikan, penurunan kemiskinan secara agregat tidak otomatis memperbaiki kondisi anak-anak dari keluarga rentan.

      Laporan UNICEF Situasi Anak Indonesia 2020 menunjukkan bahwa 12 persen anak Indonesia hidup dalam kemiskinan, dan sekitar 40 persen dari seluruh penduduk miskin adalah anak-anak.

      Kondisi ini paling banyak ditemukan pada keluarga pekerja informal dan masyarakat perdesaan, dengan akses terbatas terhadap fasilitas belajar dan pendampingan pendidikan. Ketimpangan tersebut tercermin jelas dalam capaian pembelajaran.

      Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022 menunjukkan 59 persen siswa Indonesia belum mencapai kompetensi minimum membaca, dan 68 persen belum mencapai kompetensi minimum matematika.

      Jika dilihat dari Indeks Ekonomi, Sosial, dan Budaya (ESCS), sebanyak 43 persen siswa Indonesia berada pada kuintil ESCS internasional terbawah, dengan skor matematika rata-rata 354 poin. Skor ini lebih rendah dibandingkan siswa dengan latar sosial-ekonomi serupa di negara pembanding seperti Turkiye dan

      Bagi saya, data ini menegaskan satu hal: ketimpangan belajar di Indonesia bukan semata persoalan kualitas sekolah, melainkan persoalan lingkungan sosial tempat anak

      Ketika keluarga dan komunitas tidak memiliki akses pengetahuan, sekolah bekerja dalam kondisi yang timpang sejak awal.

      Pelajaran dari Sekolah Rakyat di Kendari Dalam konteks itulah, pada 20 Desember 2025, Kepala Perpustakaan Nasional RI E. Aminudin Aziz melakukan supervisi terhadap pengelolaan perpustakaan Sekolah Rakyat di Kendari.

      Saya mendampingi kunjungan tersebut sekaligus mencermati bagaimana literasi dijalankan di tingkat operasional.

      Dialog dengan para siswa dimulai dari pertanyaan sederhana: berapa buku yang telah dibaca sejak koleksi tersedia. Jawabannya beragam. Ada yang baru mulai membaca, ada yang setengah buku, dan ada yang telah menyelesaikan satu bacaan. Tidak ada target angka yang dikejar. Yang terlihat adalah proses pembiasaan membaca tanpa tekanan.

      Ketika ditanya jenis bacaan yang diminati, siswa menyebutkan beragam tema—sejarah, kisah keagamaan, kamus, komik, cerita petualangan, hingga fiksi populer. Keragaman ini menunjukkan bahwa kebutuhan literasi tidak bisa diperlakukan secara seragam.

      Literasi bekerja ketika ia memberi ruang pada minat, bukan ketika ia dipaksakan sebagai kewajiban administratif.

      Dalam dialog tersebut ditegaskan bahwa buku disediakan untuk dibaca, bukan sekadar menjadi inventaris. Buku boleh dibawa pulang dengan syarat dibaca dan dikembalikan. Siswa juga didorong untuk menceritakan kembali isi bacaan, baik secara lisan maupun tulisan

      Bagi saya, praktik sederhana ini justru inti literasi: membaca, memahami, dan mengolah kembali informasi. Percakapan dengan orangtua membuka dimensi lain.

      Mereka menyampaikan kegelisahan ketika harus melepas anak tinggal di asrama. Interaksi harian berkurang.

      Namun, kepercayaan terhadap pengelola Sekolah Rakyat menjadi alasan utama mereka bertahan. Harapan mereka pun sederhana: perubahan sikap, kemandirian, dan keberlanjutan pendidikan anak.

      Pengalaman lapangan ini memperjelas bahwa perpustakaan dalam Sekolah Rakyat bukan fasilitas tambahan.

      Ia adalah bagian dari sistem pembinaan sosial. Bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem—yang sering tidak memiliki ruang belajar, buku, dan pendampingan di rumah—perpustakaan menjadi titik awal pembentukan kebiasaan berpikir dan belajar

      Di titik inilah saya melihat persoalan kebijakan yang sering luput. Pengentasan kemiskinan ekstrem tidak bisa terus didekati hanya melalui bantuan tunai, pangan, atau pelatihan kerja jangka pendek. Pendekatan tersebut memang meredakan gejala, tetapi tidak menyentuh akar persoalan antargenerasi.

      Tanpa penguatan literasi sebagai kapasitas berpikir, anak-anak dari keluarga miskin akan tetap berangkat dari garis yang sama setiap kali program bantuan berakhir.

      Sekolah Rakyat menawarkan arah kebijakan yang lebih menjanjikan. Dengan menempatkan perpustakaan sebagai bagian utama desain program, negara membangun ekosistem pengetahuan yang menghubungkan sekolah, keluarga, dan lingkungan sekitar.

      Dalam kerangka ini, literasi inklusif tidak seharusnya diperlakukan sebagai program tambahan, melainkan sebagai fondasi kebijakan pengentasan kemiskinan ekstrem. Jika negara ingin benar-benar memutus rantai kemiskinan antargenerasi, maka literasi harus diperlakukan sebagai investasi jangka panjang.

      Tanpa itu, kemiskinan ekstrem akan terus direduksi dalam angka, tetapi tidak pernah benar-benar selesai dalam kehidupan nyata.

      Sumber:
      https://www.kompas.com/edu/read/2025/12/22/100523271/kemiskinan-ekstrem-tidak-akan-selesai-tanpa-literasi?page=3.
      Penulis : Taufiq A Gani

      Tags: Kemiskinan
      Share48Send
      Previous Post

      Pemerintah Kabupaten mengucapkan Selamat Merayakan Natal 25 Desember 2025 “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”

      Next Post

      Kementerian Ketenagakerjaan merilis metode terbaru penghitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di 38 provinsi

      BeritaTerkait

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.
      Inspiratif

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Mei 16, 2026
      161
      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk
      Inspiratif

      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Mei 16, 2026
      146
      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat
      Advertorial

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Mei 16, 2026
      177
      Next Post
      Kementerian Ketenagakerjaan merilis metode terbaru penghitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di 38 provinsi

      Kementerian Ketenagakerjaan merilis metode terbaru penghitungan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di 38 provinsi

      Stay Connected test

      • Trending
      • Comments
      • Latest
      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      Empat Bulan, Honorer di Kabupaten Kupang belum Mendapatkan Upah

      April 12, 2025
      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Beredar Nama Kandidat Bupati dan Wabup Kupang, Siapa Saja Mereka?

      Maret 8, 2024
      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Ini Dia 14 Nama Bakal Calon Bupati dan Wabup Kupang yang Melamar ke Partai Nasdem

      Mei 10, 2024
      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Angelus Nitti, Bintang Matematika Baru dari Amarasi, Kabupaten Kupang

      Juni 4, 2024
      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      APP: Umat KUB St. Ignatius Loyola Berbagi Kasih

      0
      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      Temui Presiden Jokowi, Tokoh Masyarakat Adat Amfoang Minta Moratorium DOB Dicabut

      0
      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      Yakobus Klau dan Martinus Siki Siap Bawa Aspirasi Masyarakat

      0
      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      Bupati Kupang Beri Pesan dan Motivasi kepada Yupiter Loinati, Caleg Muda Kabupaten Kupang

      0
      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Mei 16, 2026
      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Mei 16, 2026
      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Mei 16, 2026
      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Mei 16, 2026

      Recent News

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Masyarakat Oenuntono Masih Menanti Air | Antara Palu Hakim dan Sebuah Harapan yang Belum Kering | oleh Yupiter Loinati, S.Pd.K.,M.Pd.

      Mei 16, 2026
      161
      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Nikson Mooy; Amfoang Keadilan Sosial yang Masih Menunggu Dipeluk

      Mei 16, 2026
      146
      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Meidelzed Amtiran, Ketua Peppsi NTT Dukung Sensus Sapi di Kabupaten Kupang: Jujur Data, Naik Kuota, Harga Peternak Selamat

      Mei 16, 2026
      177
      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Kejujuran Data Selamatkan Peternak

      Mei 16, 2026
      192
      • Home
      • About
      • Pedoman Media Siber
      • Redaksi

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      No Result
      View All Result
      • Home
      • News
      • Sosok
      • Advertorial
      • Editorial
      • Opini
      • Rohani
      • E-Magazine
      • Video
      • Foto

      © 2023 Suara Harapan Group - Diterbitkan oleh PT. Suara Harapan Group Nomor: AHU-031021.AH.01.30. Tahun 2024.

      Welcome Back!

      Login to your account below

      Forgotten Password?

      Retrieve your password

      Please enter your username or email address to reset your password.

      Log In