Majalah Suara Harapan — Bencana gempa bumi yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Merespons kondisi darurat tersebut, mantan Gubernur NTT sekaligus politisi Partai NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), menegaskan komitmennya untuk membantu percepatan pemulihan warga terdampak.
Melalui ungkapan di akun Facebook pribadinya, Viktor menyampaikan pentingnya aksi cepat dan kepedulian nyata di tengah situasi kritis.
“Gempa yang mengguncang Flores meninggalkan duka di banyak rumah dan hati. Dalam keadaan seperti ini, waktu terasa begitu berharga. Tangan harus segera terulur, langkah harus segera bergerak, dan kepedulian harus sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tulis Viktor.
Fokus Bantuan Pangan dan Layanan Kesehatan
Dalam masa darurat bencana, kebutuhan mendasar seperti logistik dan fasilitas penunjang menjadi prioritas utama. Kadar-kader NasDem dikerahkan langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan mendesak, yang meliputi:
Logistik Utama: Penyediaan pasokan makanan dan air bersih.
Tempat Perlindungan: Membantu penyediaan area evakuasi dan tempat tinggal yang aman.
Layanan Kesehatan: Pendampingan medis serta bantuan moril bagi warga yang trauma.
Viktor menekankan bahwa kehadiran kader di lapangan bukan sekadar memberikan bantuan fisik, tetapi juga membawa ketenangan dan penguatan moral bagi keluarga yang terdampak.
Semangat Gotong Royong untuk Bangkit
Menutup pernyataannya, Viktor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan saling menguatkan dalam menghadapi masa pemulihan ini.
”NTT adalah rumah kita bersama. Ketika satu tanahnya berduka, hati kita semua ikut merasakan. Mari saling mendekat, saling menjaga, dan berjalan bersama agar harapan tetap menyala,” ungkapnya.
Ia pun memanjatkan doa agar seluruh masyarakat NTT senantiasa diberikan kekuatan dan ke Lindungan Tuhan selama proses pemulihan berlangsung. Melalui aksi NasDem Peduli, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat mempercepat kebangkitan masyarakat Flores dari dampak bencana.


































