Majalah Suara Harapan – Anggota DPR RI, Usman Husin menyempatkan diri berkunjung dan meninjau lokasi Pekarangan Pangan Bergizi Polsek Kualin, Polres Timor Tengah Selatan (TTS) akhir pekan lalu.
Usman Husin anggota DPR RI dari Dapil NTT II memberikan apresiasi atas inovasi dari jajaran Polsek Kualin pada sektor ketahanan pangan.
Kunjungan kerja anggota DPR RI ini menjadi momentum penting bagi masyarakat pesisir Kecamatan Kualin.
Pasalnya, lahan seluas kurang lebih 60 are (6.000 m²) yang dulunya merupakan hamparan pasir pesisir yang dianggap kurang subur, kini telah bertransformasi menjadi lahan hortikultura terpadu yang hijau dan produktif.
Di lokasi tersebut, Usman Husin didampingi oleh Camat Kualin, Wilhelmus Nabunome, Kapolsek Kualin, Ipda Diknas M. W. Aoliso, serta jajaran kepala desa se-Kecamatan Kualin, melihat langsung hamparan tanaman jagung, tomat, lombok, buncis, hingga kacang panjang yang tumbuh subur di atas tanah berpasir
Ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk berinovasi. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolsek Kualin dan jajarannya.
Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pelopor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan cara yang sangat kreatif,” ujar Usman Husin di sela-sela peninjauannya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan lahan pasir ini harus menjadi contoh nasional bagi wilayah pesisir lainnya.
Dengan metode pengolahan tanah yang tepat, penggunaan pupuk organik, serta sistem irigasi sederhana, lahan yang tadinya tidak produktif ternyata mampu menghasilkan komoditas pangan yang bergizi.
Anggota Komisi IV DPR RI ini juga menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mampu berkontribusi nyata di sektor pertanian guna mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan lokal.
“Pemanfaatan lahan pasir ini menjadi contoh nyata bahwa wilayah pesisir yang selama ini dianggap kurang subur tetap memiliki potensi pertanian apabila dikelola dengan metode yang tepat melalui pengolahan tanah, penggunaan pupuk organik, pengaturan bedengan, serta penerapan sistem irigasi sederhana,” ujarnya
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong secara produktif
Kapolsek Kualin, Ipda Diknas M. W. Aoliso menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai sarana edukasi bagi masyarakat sekitar.
Pihaknya ingin membuktikan bahwa kemauan dan kerja keras dapat mengubah tantangan alam menjadi peluang ekonomi.*Digtara


































