Majalah Suara Harapan – Anggota Komisi II DPR RI, Esthon L. Foenay, menekankan pentingnya lahirnya pemilih cerdas sebagai fondasi utama untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas.
Hal itu disampaikan Esthon saat menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 yang diselenggarakan KPU Republik Indonesia bersama Komisi II DPR RI di Hotel Harper Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (26/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Pemilih Cerdas, Demokrasi Berkualitas” tersebut menjadi ruang edukasi dan penguatan kesadaran demokrasi, khususnya bagi generasi muda dan pemilih pemula.
“Pendidikan pemilih memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang semakin sadar akan arti demokrasi. Pemilih tidak hanya diharapkan menggunakan hak pilihnya, tetapi juga mampu mengenali calon pemimpin, mencermati visi dan misi, menilai program kerja, serta menentukan pilihan secara rasional, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujar Esthon.
Politikus Gerindra NTT itu berharap para pemilih pemula di NTT semakin memahami pentingnya partisipasi politik yang berkualitas.
Ia mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan, serta mampu menjadi generasi yang kritis dan bijak dalam menentukan pilihan.
“Mari bersama-sama kita membangun budaya demokrasi yang sehat dengan mendorong lahirnya pemilih yang cerdas, berintegritas, dan bertanggung jawab. Karena kualitas demokrasi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang dipilih, tetapi juga oleh kesadaran dan kebijaksanaan masyarakat dalam menentukan pilihannya,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI, Ir. Abraham Paul Liyanto, Pengurus PUSPA Gadrida Rosdiana Djukana, S.H., M.H., yang juga merupakan wartawati senior dan anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Ketua dan Anggota KPU Provinsi NTT, pejabat struktural KPU Provinsi NTT, Ketua dan Anggota KPU Kota Kupang, serta ratusan pemilih pemula.


































