JAKARTA, SH – Pemerintah Kabupaten Kupang tengah merencanakan pengembangan Tarus sebagai pusat ekonomi baru yang strategis. Rencana ini disampaikan oleh Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor terkait Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Perkotaan Tarus di Jakarta, Kamis (10/10).
Pada rapat yang dihadiri oleh kementerian terkait dan para pemangku kepentingan, Alexon memaparkan visi ambisius untuk menjadikan Tarus sebagai kawasan penyangga utama Kota Kupang, yang berperan sentral dalam perekonomian regional.
“Tarus memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang menuju perbatasan Timor Leste serta koridor utama perdagangan dan jasa. Kami menyiapkannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten dan Kota Kupang,” kata Alexon.
Sebagai bagian dari rencana tersebut, menurut Alexon, Pemerintah Kabupaten Kupang akan mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat berupa suntikan dana sebesar Rp100 miliar.
Dana ini akan digunakan untuk membangun pasar modern di Tarus, yang nantinya akan menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan peternakan dari Kabupaten Kupang. Pasar tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pangan Kota Kupang dan daerah sekitarnya, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan adanya pasar modern ini, kami yakin dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mengokohkan posisi Tarus sebagai pusat ekonomi baru di wilayah NTT,” tambah Alexon.
Tidak hanya itu, Tarus juga dirancang menjadi pusat pendidikan unggulan. Pemerintah pusat berencana membangun Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus di atas lahan seluas 20 hektare yang difokuskan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Para lulusan dari SMA Plus ini nantinya akan diarahkan untuk melanjutkan studi di Universitas Pertahanan yang ada di Pulau Timor.”Kami telah menyiapkan lahannya, dan pembangunan SMA Plus ini merupakan salah satu langkah penting dalam mendorong peningkatan kualitas SDM di wilayah Kupang,” jelas Alexon.
Dalam RDTR yang dipaparkan, selain sektor perdagangan dan pendidikan, Tarus juga akan dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Pantai Sulamanda, Pantai Manikin, serta kerajinan khas Sasando akan mendapatkan perhatian khusus dengan pembangunan infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Kami optimis bahwa sektor pariwisata akan menjadi pilar penting bagi perekonomian Tarus dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan asli daerah (PAD),” pungkas Alexon.
Dengan komitmen dari pemerintah pusat dan daerah, pengembangan Tarus diproyeksikan akan memberikan dampak positif jangka panjang bagi perekonomian Kabupaten Kupang dan NTT secara keseluruhan. (*)


































