Kupang, Suara Harapan – Sebanyak 82 siswa SMP Negeri 6 Kupang Tengah mengikuti ujian sekolah yang dimulai pada tanggal 22 April 2024.
Ujian tahun ini masih dilaksanakan secara offline menggunakan kertas dan pensil, karena keterbatasan peralatan elektronik.
“Ini hari keempat ujian dan semua berjalan lancar karena semua persiapan sudah dilakukan dengan baik,” ujar Kepala SMP Negeri 6 Kupang Tengah, Alfret Anabanu, S.Pd, Kamis (25/4).
Anabanu menjelaskan bahwa awalnya pihak sekolah berniat untuk melaksanakan ujian secara online. Namun, setelah mendata jumlah siswa yang memiliki smartphone android, jumlahnya tidak memadai.
“Kemarin niat mau lakukan online tapi setelah kami data siswa yang punya hape android tapi ternyata minim sekali sehingga kami ambil keputusan untuk ujian offline saja,” terangnya.
Soal-soal ujian disusun berdasarkan standar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Anabanu juga menegaskan kepada para guru untuk menyusun soal yang berkualitas agar ujian sekolah ini tidak mengurangi kualitas pendidikan, terlebih pada siswa.
“Kepala dinas pendidikan juga selalu menegaskan kepada kami untuk ketika kami menyusun soal itu soal-soal yang berbobot, sehingga ujian sekolah ini tidak mengurangi kualitas pendidikan,” tuturnya.
Anabanu berharap semua siswa yang mengikuti ujian dapat berhasil. “Harapan saya, semua anak-anak yang mengikuti ujian dapat berhasil dan lulus 100 persen,” kata Anabanu.
SMP Negeri 6 Kupang Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan berbagai upaya, termasuk dalam pelaksanaan ujian sekolah. (*)


































